Home / Uncategorized / Yang Harus Anda Perhatikan Ketika Akan Menyalakan Genset

Yang Harus Anda Perhatikan Ketika Akan Menyalakan Genset

gensetUntuk mengoperasikan sebuah genset, Anda pelru mengetahu bagaimana cara menjalankan perangkat terssebut, hal ini dapat Anda ketahui berdasarkan buku panduan yang ada pada perangkat tersebut. Cara mengopreasikan genset murah atau genset mahal sebenanrya tidka ada bedanya. Hanya yang membedakan adalah ukuran watt serta daya tahan dari alat tersebut. Berikut ini adalah beberapa ulasan yang akan membahas tentang cara mengoperasikan genset, antara lain :

Sebelum menyalakan genset

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan menyalakan sebuah genset, antara lain :

Memeriksa bahan bakar, psatikan poisisi kran yang ada pada daily tank dalam posisi on atau terbuka.

Memerika air radiator, apabila air radiator dirasa kurang sebaiknya tambahkan air radiator tersebut.

Periksa juga air ACCU yang ada pada alat. Jika air dirasa kurang sebaiknya tambahkan.

Periksa oli mesin. Pastikan oli mesin dalam kondisi bagus, jika kurang sebaiknya ditambah, dan jika   sudah tidak baik segera ganti.

Periksa kable R-S-T-N,  apakah semua kabel sudah terpasng dengna baik pada tempatnya.

Periksa kabel ACCU, periksa juga kabel ACCU, pstikan kebal tepasang dengan baik, benar dan juga kuat. Pastikan warna merah ada di posisi positif, dan warna hitam berada di posisi negatif.

Buka box panel pada alat, kemudian naikkan semua MCB pada alat tersebut.

Teknik menyalakan genset untuk pertama kali

Berikut ini adalah ulasn tentang bagaimana cara menyalakan genset utnuk pertama kali.

Ketika pertama ali Anda menyalakahn genset, maka isi genset 4 tak tersebut menggunakan bensi murni tanpa cmpuran. Isi secara penuh. Jika Anda menggunakan genset 2 tak, maka anda pelru mencampurnya dnegan oli dnegna perbandingan 50 : 1.

Anda perlu memastikan oli yang ada pada alt udah terisi penuh, sebaiknya gunakan oli baru, bukan oli bekas. Karena hal ini akan mempengaruhi kuaitas dari genset itu sendiri.

Ketika pertama kali dinyalakan, biarkan genset menyala selama 5 menit sebagai pemanasan.

Ketika dinyalakan pastikan posisi choke berda di dekat kaburator.

Kemudian tarik gagang recoil secaa perlahan, dan jangan disentak, guna menghindari kerusakan pada tali starter. Setelah dirasa sedikit berat, kemudian tarik dengan cepat.

Setelah genset menyala, sebaiknya matikan choke.

Setelah 5 menit, genset dapat dihubungkan dengan salah satu stop kontak, yang ada pada jaringan listrik. Namun sebelumnya, pstikan NCB yang ada pada jaringan listrik utama sudah mati.

Agar awet, sebaiknya istirahatkan genset hingga mesin benar-benar dingin, dan tekan switch off, agar mesin benar-benar dalam kondisi mati.

Agar genset jadi lebih awet, Anda perlu merawat genser tersebut, jika terjadi keruakan, lakukan service genset di tempat yang seharusnya. Selain itu, memilih genset yang tepat, seperti berdasrkan harga genset, kebutuhan genset, ukuran genset (genset mini, genset portabel, dll), juga cukup menentukan tingkat keawetan dari alat tersebut.  Penggunaan genset pun harus tepat sesuai dengan kebutuhan, jika anda hanya membutuhkan genset dengan daya hantar 50 kVa, maka anda cukup gunakan genset 50 kVa, dan jika anda hanya membutuhkan genset dengan daya hantar 60 kVA, maka anda bisa gunakan genset 60 kVa.

About admin s

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *